Edukasi
Prestasi Membanggakan! Mahasiswa Universitas Cipasung Berhasil Lolos Pendanaan P2MW Kemdiktisaintek 2026
30 May 2026
Oleh Humas KPM & Media Komunikasi informasi
TASIKMALAYA, KPM NEWS — Korps Protokol Mahasiswa (KPM) Universitas Cipasung kembali menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Kabar membanggakan datang dari tim kader terbaik UKM Protokoler yang berhasil menembus seleksi ketat pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdiktisaintek RI.
Prestasi gemilang ini diraih melalui inovasi bisnis kuliner kreatif yang diberi nama "Sweetcare Amissa". Tim yang dikomandoi oleh Dea Dewi Damayanti ini sukses menyisihkan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkat keunikan konsep usaha serta kematangan model bisnis yang mereka tawarkan.
Ditemui dalam sesi wawancara khusus, Ketua Tim, Dea Dewi Damayanti, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas capaian ini.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa lolos pendanaan P2MW tahun ini di tengah persaingan nasional yang sangat kompetitif. Sweetcare Amissa lahir dari observasi kami terhadap kebutuhan pasar. Kunci keberhasilan kami lolos adalah riset pasar yang matang, komitmen belajar, serta kolaborasi antar divisi yang sangat solid sebagai satu kesatuan anggota Korps Protokol Mahasiswa," ujar Dea dengan penuh semangat.
Dea menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa penempaan kedisiplinan di UKM Protokoler berdampak besar pada peningkatan kualitas dan kompetensi diri mahasiswa.
"Di protokoler, kami tidak hanya diajarkan tentang tata upacara atau publik speaking, tetapi juga manajemen tim, ketelitian administrasi, dan mental pejuang tangguh. Kompetensi dan soft-skills itulah yang kami implementasikan langsung dalam menyusun strategi bisnis ini," tambahnya.
Peran pembimbing pun diakui sangat krusial dalam perjalanan mereka. "Bapak Rizky Ridwan, S.E., M.Ak., selaku pembina UKM Protokoler, memberikan arahan yang sangat strategis, terutama dalam menyusun model bisnis yang berkelanjutan. Beliau selalu menekankan bahwa bisnis bukan sekadar mencari profit, tetapi bagaimana memberikan solusi nyata bagi konsumen. Itulah yang kami tuangkan dalam proposal kami," jelas Dea.
Menariknya, Tim Sweetcare Amissa ini seluruhnya merupakan kolaborasi aktif antaranggota yang bernaung di bawah divisi internal UKM Protokoler Universitas Cipasung, yaitu:
Dea Dewi Damayanti (Ketua - Divisi Media Communication Information)
Imam Rahmat H (Anggota - Divisi Business Development)
Najwa Ainun Najib H (Anggota - Divisi Media Communication Information)
Isna Aulia (Anggota - Divisi Development Education)
Keberhasilan lolos dalam pendanaan P2MW 2026 ini menjadi bukti sahih bahwa anggota protokoler memiliki daya saing tinggi, kreativitas yang luas, dan kompetensi yang relevan dengan tuntutan zaman. Saat ditanya mengenai target ke depan, Dea menuturkan, "Setelah pendanaan ini cair, fokus utama kami adalah melakukan scale-up produksi dan memperluas jangkauan distribusi. Kami ingin Sweetcare Amissa tidak hanya dikenal di lingkungan kampus, tapi juga menjadi salah satu brand kuliner lokal kebanggaan Tasikmalaya."
Pihak Universitas Cipasung beserta segenap keluarga besar UKM Protokoler memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa tim ini. Prestasi nasional ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya wirausaha muda baru dari kalangan mahasiswa keprotokolan yang mampu berkontribusi nyata bagi perekonomian kreatif Indonesia.
"Setiap detail dalam pergerakan keprotokolan merupakan representasi kehormatan institusi. Tidak ada ruang untuk sebuah kelalaian kecil."